Pages

Sabtu, 28 November 2015

Penulisan EYD


Bagaimana Cara Penulisan EYD yang Benar?

A. PENULISAN HURUF

1.      Huruf Kapital atau Huruf Besar
  • ·     Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.

Misalnya:
Kami menggunakan barang produksi dalam negeri.
Siapa yang datang tadi malam?

  • ·         Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.

Misalnya:
Adik bertanya, ”Kapan kita ke Taman Safari?”
Bapak menasihatkan, ”Jaga dirimu baik-baik, Nak!”

  • ·         Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan nama kitab suci, termasuk ganti untuk Tuhan.

Misalnya:
Allah, Yang Mahakuasa, Islam, Kristen, Alkitab,  Quran, Weda, Injil.
“Bimbinglah hamba-Mu, ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.”

  • ·         Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.

Misalnya:
Haji Agus Salim, Imam Syafii, Nabi Ibrahim, RadenWijaya.

  • ·         Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.

Misalnya:
Presiden Yudhoyono, Mentri Pertanian,  Profesor Supomo, Sekretaris Jendral Deplu.

  • ·         Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang.

Misalnya:
Albar Maulana
Kemal Hayati
Muhammad Rahyan

  • ·         Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa-bangsa dan bahasa. Perlu diingat, posisi tengah kalimat, yang dituliskan dengan huruf kapital hanya huruf pertama nama bangsa, nama suku, dan nama bahasa; sedangkan huruf pertama kata bangsa, suku, dan bahasa ditulis dengan huruf kecil.


Penulisan yang salah:
Dalam hal ini Bangsa Indonesia yang ….
…. tempat bermukim Suku Melayu sejak ….
…. memakai Bahasa Spanyol sebagai ….

Penulisan yang benar:
Dalam hal ini bangsa Indonesia yang ….
…. tempat bermukim suku Melayu sejak ….
…. memakai bahasa Spanyol sebagai ….

  • ·         Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.
Misalnya:
tahun Saka
bulan November
hari Jumat
hari Natal
perang Dipenogoro

  • ·         Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti Bapak, Ibu,   Saudara, Kakak, Adik, Paman, yang dipakai dalam penyapaan dan pengacuan.

Misalnya:
”Kapan Bapak berangkat?” tanya Nining kepada Ibu.
Para ibu mengunjungi Ibu Febiola.
Surat Saudara sudah saya terima.

  • ·         Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda.

Misalnya:
Apakah kegemaran Anda?
Usulan Anda telah kami terima.



NOTES:
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.
Misalnya:
Siapakah gubernur yang baru dilantik itu?
Kapten Amir telah naik pangkat menjadi mayor.
Keponakan saya bercita-cita menjadi presiden.          

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.
Misalnya:
mesin diesel
10 watt
2 ampere
5 volt

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa yang dipakai sebagai bentuk dasar kata turunan.
Misalnya:
keinggris-inggrisan
menjawakan bahasa Indonesia

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak dipakai sebagai nama.
Misalnya:
Ir. Soekarno dan Drs. Moehammad Hatta memproklamasikankemerdekaan Indonesia.

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai dalam penyapaan.
Misalnya:
Kita semua harus menghormati bapak dan ibu kita.
Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.



B. PENULISAN KATA DEPAN DI, KE, DAN DARI

Kata depan di, ke, dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, kecuali di dalam gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kata, seperti kepada dan daripada.

Misalnya:
Bermalam sajalah di sini.
Di mana
dia sekarang?
Kain itu disimpan di dalam lemari.
Dia berjalan-jalan di luar gedung.
Dia ikut terjun ke tengah kancah perjuangan.
Mari kita berangkat ke kantor.
Saya pergi ke sana kemari mencarinya.
Ia datang dari Surabaya kemarin.
Saya tidak tahu dari mana dia berasal.
Cincin itu terbuat dari emas.

Kata-kata yang dicetak miring di dalam kalimat seperti di bawah ini ditulis serangkai.

Misalnya:
Kami percaya sepenuhnya kepadanya.
Dia lebih tua daripada saya.
Dia masuk, lalu keluar lagi.
Bawa kemari gambar itu.
Kesampingkan saja persoalan yang tidak penting itu.

NOTES:
Kata di- yang bertindak sebagai imbuhan, ditulis serangkai dengan kata dasarnya. Contoh: dijual
Imbuhan di- dirangkaikan dengan tanda hubung jika ditambahkan pada bentuk singkatan atau kata dasar yang bukan bahasa Indonesia.

Misalnya:
di–PHK
di-upgrade


C. PENULISAN KATA GANTI KU-, KAU-, -KU, -MU, DAN -NYA

Kata ganti ku- dan kau- ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya; -ku, -mu, dan –nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

Misalnya:
Buku ini boleh kaubaca.
Bukuku, bukumu, dan bukunya tersimpan di perpustakaan.
Rumahnya sedang diperbaiki.

Kata-kata ganti itu (-ku, -mu, dan -nya) dirangkaikan dengan tanda hubung apabila digabung dengan bentuk yang berupa singkatan atau kata yang diawali dengan huruf kapital.

Misalnya:
KTP-mu
SIM-nya
STNK-ku

D. PENULISAN PARTIKEL

·         Partikel -lah, -kah, dan -tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.
Misalnya:
Bacalah buku itu baik-baik!
Apakah yang tersirat dalam surat itu?

·         Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.
Misalnya:
Apa pun permasalahannya, dia dapat mengatasinya dengan bijaksana.
Hendak pulang tengah malam pun sudah ada kendaraan. 
NOTES:
Partikel PUN pada gabungan yang lazim dianggap padu ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.
Misalnya:
Adapun sebab-sebabnya belum diketahui.
Bagaimanapun juga, tugas itu akan diselesaikannya.
·         Partikel per yang berarti ‘demi’, ‘tiap’, atau ‘mulai’ ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
Misalnya:
Mereka masuk ke dalam ruang satu per satu.
Harga kain itu Rp50.000,00 per helai
Pegawai negeri mendapat kenaikan gaji per 1 Januari.

E. KATA TURUNAN

·         Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya.
Misalnya:
berbagai                                ketetapan                             sentuhan
                                gemetar                mempertanyakan                                terhapus
·         Jika bentuk dasar berupa gabungan kata, awalan, atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya.
Misalnya:
diberi tahu, beri tahukan
bertanda tangan, tanda tangani

·         Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata itu ditulis serangkai.
Misalnya:
Memberitahukan
Ditandatangani
Melipatgandakan

F. BENTUK ULANG

Bentuk ulang ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda hubung.
Misalnya:
anak-anak, buku-buku, berjalan-jalan, dibesar-besarkan, gerak-gerik, huru-hara, lauk-pauk, mondar-mandir, porak-poranda, biri-biri, kupu-kupu, laba-laba.

G. PEMAKAIAN TANDA BACA

Tanda Titik (.)
·         Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.

Misalnya:
Ayahku tinggal di Aceh.
Anak kecil itu menangis.
Mereka sedang minum kopi.
Adik bungsunya bekerja di Samarinda.

·         Tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf pengkodean suatu judul bab dan subbab.

Misalnya:
III.  Departemen Dalam Negeri
A.       Direktorat Jendral PMD
B.       Direktorat Jendral Agraria
1.    Subdit ….
2.    Subdit ….
NOTES:
Tanda titik tidak dipakai di belakang angka pada pengkodean sistem digit jika angka itu merupakan yang terakhir dalam deret angka sebelum judul bab atau subbab.

·         Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka, jam, menit, dan detik yang menunjukan waktu dan jangka waktu.

Misalnya:
pukul 12.10.20 (pukul 12 lewat 10 menit 20 detik)
12.10.20 (12 jam, 10 menit, dan 20 detik)

·         Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.

Misalnya:
Ia lahir pada tahun 1956 di Bandung.
Lihat halaman 2345 dan seterusnya
Nomor gironya 5645678.

·         Tanda titik dipakai di antara nama penulis, judul tulisan yang tidak berakhir dengan tanda tanya dan tanda seru, dan tempat terbit dalam daftar pustaka.
Misalnya:
Lawrence, Marry S, Writting as a Thingking Process. Ann Arbor: University of Michigan Press, 1974.

·         Tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya.

Misalnya:
Calon mahasiswa yang mendaftar mencapai 20.590 orang.
Koleksi buku di perpustakaanku sebanyak 2.799.

·         Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul, misalnya judul buku, karangan lain, kepala ilustrasi, atau tabel.

Misalnya:
Catur Untuk Semua Umur (tanpa titk)
Gambar 1: Bentuk Surat Resmi Indonesia Baru (tanpa titik)

·         Tanda titik tidak dipakai di belakang (1) alamat pengirim atau tanggal surat atau (2) nama dan alamat penerima surat.

Misalnya:
Jakarta, 11 Januari 2005 (tanpa titik)
Yth. Bapak. Tarmizi Hakim (tanpa titik)
Jalan Arif Rahman Hakim No. 26 (tanpa titik)
Palembang 12241 (tanpa titik)
Sumatera Selatan (tanpa titik)
Kantor Pengadilan Negeri (tanpa titik)
Jalan Teratai II/ 61 (tanpa titik)

Tanda Koma (,)
·         Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.

Misalnya:      
Reny membeli permen, roti, dan air mineral.
Surat biasa, surat kilat, ataupun surat khusus, memerlukan prangko.
Menteri, pengusaha, serta tukang becak, perlu makan.

·         Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata seperti tetapi atau melainkan.

Misalnya:
Saya ingin datang, tetapi hari hujan.
Didik bukan anak saya, melainkan anak Pak Daud.

·         Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mendahului induk kalimatnya.
                        Misalnya:
Anak Kalimat
Induk Kalimat
Kalau hujan tidak reda
saya tidak akan pergi
Karena sakit,
kakek tidak bisa hadir

·         Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak itu mengiringi induk kalimatnya.

Misalnya:

Induk Kalimat
Anak Kalimat
Saya tidak akan pergi
kalau hujan tidak reda.
Kakek tidak bisa hadir
karena sakit.

·         Tanda koma harus dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat, seperti oleh karena itu, jadi, lagi pula, meskipun begitu, akan tetapi.

Misalnya:
Meskipun begitu, kita harus tetap jaga-jaga.
Jadi, masalahnya tidak semudah itu.

·         Tanda koma dipakai untuk memisahkan kata seperti o, ya, wah, aduh, kasihan dari kata yang lain yang terdapat di dalam kalimat.

Misalnya:
O, begitu?
Wah, bagus, ya?
Aduh, sakitnya bukan main.

·         Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat.

Misalnya:
Kata ibu, ”Saya berbahagia sekali”.
”Saya berbahagia sekali,” kata ibu.

·         Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan alamat, (ii) bagian-bagian alamat, (iii) tempat dan tanggal, dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan.

Misalnya:

Surat ini agar dikirim kepada Dekan Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, Jalan Raya Salemba 6, Jakarta Pusat. Sdr. Zulkifli Amsyah, Jalan Cempaka Wangi VII/11, Jakarta Utara 10640

Jakarta, 11 November 2004

Bangkok, Thailand


·         Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi.

Misalnya:
Guru saya, Pak Malik, Pandai sekali.
Di daerah Aceh, misalnya, masih banyak orang laki-laki makan sirih.

TANDA TITIK KOMA (;)
·         Tanda titik koma untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.

Misalnya:
Hari makin siang; dagangannya belum juga terjual.

·         Tanda titik koma dipakai sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam kalimat majemuk.

Misalnya:
Ayah mencuci mobil; ibu sibuk mengetik makalah; adik menghapal nama-nama menteri; saya sendiri asyik menonton siaran langsung pertandingan sepak bola.

·         Tanda titik koma dipakai untuk memisahkan unsur-unsur dalam kalimat kompleks yang tidak cukup dipisahkan dengan tanda koma demi memperjelas arti kalimat secara keseluruhan.

Misalnya:
Masalah kenakalan remaja bukanlah semata-mata menjadi tanggung jawab para orang tua, guru, polisi, atau pamong praja; sebab sebagian besar penduduk negeri ini terdiri atas anak-anak, remaja, dan pemuda di bawah umur 21 tahun.



Sumber :





About "Minyak Zaitun"

Seputar Minyak Zaitun




Minyak zaitun berasal dari tanaman zaitun yang tumbuh di wilayah Mediterania di mana wilayah itu adalah wilayah yang memberikan intensitas matahari yang banyak. Minyak zaitun sangat dikenal dalam dunia kecantikan, kuliner bahkan kesehatan. Hal ini dikarenakan kandungan nutrisi di dalamnya yang sangat bermanfaat.
Perlu kita ketahui, bahwa dalam setiap 100 gram minyak zaitun terdapat sejumlah nilai gizi :
  • ·         Energi – 3701 kJ (885 kcal)
  • ·         Karbohidrat – 0 g
  • ·         Lemak – 100 g.Jenuh (14 g)Tak jenuh tunggal (73 g)Tak jenuh ganda (11 g)Omega-3 lemak (<1,5 g)Omega-6 lemak (3,5-21 g)Protein – 0 g
  • ·         Vitamin E – 14 mg (93% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa)
  • ·         Vitamin K – 62 mg (59% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa)
Jika dilihat dari gizi yang terkandung di atas, maka tidak heran apabila minyak zaitun begitu digemari untuk menjadi bahan konsumsi masyarakat. Entah itu dikonsumsi dalam bentuk penyedap dalam makanan, bahan untuk kosmetik, atau pun obat-obatan.

Dan, setelah ditelaah, ternyata begitu banyak manfaat yang bisa didapat dari Minyak Zaitun ini, diantaranya adalah :

Manfaat Minyak Zaitun Untuk Wajah & Kecantikan :

1.      Menunda proses penuaan dini
Kandungan antioksidan dan Vitamin E dalam minyak zaitun dapat mengatasi pemecahan asa lemak tertentu dimana hal tersebut dapat mempercepat proses penuaan dini pada kulit.

2.       Mengatasi wajah berminyak
Masker Minyak Zaitun dapat mengatasi produksi minyak berlebih pada kulit wajah yang dapat memicu timbulnya berbagai masalah kecantikan yang sering kali para kaum hawa hadapi, seperti; komedo dan jerawat.

TIPS:
(1)Campurkan minyak zaitun dengan bubuk cendana (2) Oleskan pada wajah secara merata dan biarkan selama 15 menit (3) Bilas wajah dengan air dingin.

3.      Mengangkat kotoran di wajah
Minyak Zaitun juga bisa mengatasi kotoran-kotoran yang menempel di wajah yang biasanya seringkali jadi hal utama pemicu timbulnya komedo, jerawat, dan wajah kusam.
TIPS:
(1)Basuh wajah terlebih dulu dengan air hangat (2) Oleskan minyak zaitun dan biarkan selama 5 menit (3)Basuh wajah dengan air hangat dilanjutkan dengan air dingin untuk menutup pori-pori.

4.      Menghilangkan strech mark
Strech Mark dapat dihilangkan oleh Minyak Zaitun dengan cara mengoleskannya pada strech mark tersebut secara rutin (2 kali sehari) untuk hasil yang lebih maksimal. Cara ini cukup terbilang ampuh karena minyak zaitun dapat membantu meregenerasi kulit.

5.      Melembabkan kulit wajah
Untuk kamu yang memiliki kulit wajah anda kering, mari manfaatkan Minyak Zaitun dapat melembabkannya.

TIPS:
(1)Campurkan 1sdm minyak zaitun dengan kuning telur dan 1sdm madu murni. (2)Setelah semua bahan tercampur rata kemudian oleskan pada wajah. (3)Biarkan selama 15-20 menit (4)Bilas wajah dengan air hangat.

6.      Mengatasi bibir kering dan pecah-pecah
Bibir kering dan pecah-pecah dapat disebabkan karena berbagai faktor. Dan, untuk mengatasinya; oleskan minyak zaitun pada bibir secara rutin (lebih baik sehari 2 kali).


7.       Merawat Rambut
Teruntuk kamu yang ingin merawat rambutmu secara alami. Minyak Zaitun bisa dijadikan alternatifnya! Yaitu dengan cara, mengkombinasikan antara Ekstrak Buah Zaitun dengan Madu yang dipercaya sebagai bahan herbal untuk merawat rambut dari berbagai macam kerusakan oleh para ahli kecantikan.

Berikut ini adalah beberapa TIPS yang dapat diaplikasikan untuk kamu di rumah :

·         Mengembangkan Rambut
(1)Siapkan sebuah mangkuk kosong, (2)Pecahkan dua butir telur dan masukkan pada mangkuk, lalu kocok dengan sendok. (3)Tambahkan satu cangkir minyak zaitun pada mangkok tadi, diamkan selama 2 menit agar kalis. (4)Setelah itu balurkan campuran bahan ini pada akar hingga ujung rambut. (5)Diamkan 10 menit setelah itu keramas pakai shampo.

·         Memanjangkan Rambut
(1)Tumbuk biji lemon dan lada (2)Campur keduanya ke dalam dua sendok makan minyak zaitun. (3)Basuh perlahan pada kulit kepala secara merata, diamkan 20 menit lamanya (4)Kemudian cuci menggunakan shampo.

·         Merawat Kerusakan Rambut
(1)Masukkan material alami seperti minyak zaitun, kelopak bunga mawar atau ekstrak melati ke dalam botol. (2)Tutup dan diamkan minimal 24 jam. (3)Jika sudah, basahi rambut menggunakan air panas agar pori-pori sedikit terbuka. (4)Oleskan minyak zaitun pada kulit kepala, pijat beberapa saat barulah keramas.

·         Mengatasi rambut rontok
(1)Campurkan 2 sendok makan minyak zaitun dengan 1 sendok makan minyak kelapa, (2) Balurkan pada rambut, tunggu beberapa saat kemudian (3)Bilas rambut sampai bersih dengan air.

Perlu diketahui:
Minyak zaitun ini dapat menekan hormon DTH penyebab rambut rontok.


Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan :

1.      Menjaga kesehatan jantung
TIPS :
Untuk menjaga kesehatan jantungmu, konsumsi lah minyak zaitun 2 sendok makan perhari. Karena kandungan lemak tak jenuh dan antioksidan dalam minyak ini secara tidak langsung akan menjaga kesehatan jantungmu.

2.       Meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL
Bila kadar kolesterol jahat dalam tubuhmu tinggi, kita dapat mengonsumsi minyak zaitun secara rutin untuk mengatasinya. Karena minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat.

3.      Dapat menurunkan berat badan
Bila kamu berlebihan berat badan, kamu bisa menggunakan TIPS ini!

TIPS :
Mulai lah mengonsumsi minyak zaitun 1-2sdm setiap harinya. (wajib dikonsumsi 2 jam sebelum makan)

4.      Mencegah Kanker
Kerusakan sel dapat memicu terjadinya Kanker, untuk mencegah hal itu kita dapat mengonsumsi minyak zaitun secara rutin. Karena dalam minyak ini terkandung Polyphenol, yakni antioksidan pencegah perusakan sel.

5.      Mencegah Osteoporosis
Minyak zaitun ternyata juga dapat membantu penyerapan kalsium sehingga dapat mencegah terjadinya pengeroposan tulang atau Osteoporosis.

Selain kelima hal di atas, Minyak Zaitun juga memilki manfaat-manfaat kesehatan lainnya ;
  • ·         Mengurangi dan memulihkan radang sendi.
  • ·         Menurunkan kadar glukosa dalam darah.
  • ·         Mendetoksifikasi molekul yang tidak seimbang dengan kata lain sebagai penangkal radikal bebas.
  • ·         Memperbaiki kualitas ASI.
  • ·         Mengurangi terjadinya penyumbatan (Trombosis) juga penebalan (Arteriosklerosis) pembuluh darah.
  • ·         Membasmi kutu di rambut.
  • ·         Mengurangi risiko terserang kanker rahim, colon, kulit dan lambung.
  • ·         Menghindari terserang penyakit tukak lambung pada sistem pencernaan.
  • ·         Menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
  • ·         Mengurangi efek negatif dari penggunaan obat-obatan penurun tekanan darah.
  • ·         Mengurangi angka kematian jika rutin konsumsi minyak zaitun.
  • ·         Mengobati penyakit wasir

 TIPS (khusus untuk penyakit Wasir):
(1)Siapkan satu sendok makan minyak zaitun (extra virgin), (2)Campurkan dengan bubuk Habbatussauda secukupnya. (3)Ratakan, minum sehari 3 kali, selama satu pecan, diminum tiap sebelum makan.


Manfaat Minyak Zaitun Sebagai Aromaterapi :

Minyak Zaitun ternyata juga banyak digunakan sebagai minyak Aromaterapi, karena baunya yang khas dan wangi. Juga digunakan sebagai minyak urut/pijat dan campuran masker pada berbagai produk kecantikan.

*

Tidak ada kelebihan jika tidak ada kekurangan di dalamnya. Begitu pula dengan halnya Minyak Zaitun ini. Walaupun memiliki segudang manfaat, tapi tetap saja memiliki efek samping yang perlu diwaspadai jika dikonsumsi lebih dari batasnya.

Berikut adalah penjelasan mengenai Efek Samping dibalik Manfaat Minyak Zaitun :

Minyak zaitun kemungkinan aman, baik dikonsumsi secara langsung (sebagai bahan masakan) atau pun tidak langsung (seperti saat dioleskan pada kulit). Minyak zaitun ini secara aman memberikan 14% dari total kalori harian, dari sekitar 2 sendok makan (28 gram) setiap hari. Minyak zaitun telah digunakan secara aman sebagai bagian dari diet gaya Mediterania. Namun terdapat beberapa peringatan khusus bagi penggunaannya :

  • ·         Kehamilan dan menyusui – Belum ada informasi yang dapat menjadi acuan tentang bagaimana keamanan produk zaitun bagi ibu hamil atau menyusui. Jangan gunakan minyak zaitun dalam jumlah yang lebih besar dari pada jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan.

  • ·         Diabetes – Minyak zaitun dapat menurunkan gula darah, sehingga penderita diabetes harus memeriksa gula darah mereka saat menggunakan minyak zaitun.

  • ·         Operasi Bedah – Minyak zaitun dapat mempengaruhi gula darah, sehingga penggunaan minyak zaitun ini dapat mempengaruhi kontrol gula darah selama operasi. Berhenti mengkonsumsi minyak zaitun 2 minggu sebelum operasi.

NOTES:

Jika minyak zaitun lebih kamu pilih sebagai pemelihara kesehatan tubuh, kamu bisa menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti minyak goreng biasa karena hasil masakan yang dihasilkan akan lebih menyehatkan, dan terutama sangat baik untuk kesehatan jantung.




Sumber :

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik